gsf indonesia
Go Fast!

Nyawa Selamat Dengan Ban Tepat

MAKASSAR –

Tangan kanan Herman memutar roda belakang sepeda motor miliknya. Si karet hitam yang mengikat veleg 17 inci bergerak konstan, tanpa bantuan mesin. Ban berputar pelan searah jarum jam yang terpajang di etalase Bengkel Damdi Motor.

Herman yang berdiri disamping kiri, memperhatikan secara cermat putaran ban ukuran 275/17 inci tersebut. Sesekali putaran roda dihentikan dan memberi tanda pada ban menggunakan kapur putih.

Pemuda lajang berusia 24 tahun ini, sedang menguji berapa banyak gelombang yang pada bibir dan tapak ban. Kedalaman alur-alur tak luput dari perhatiannya.  Gelombang yang banyak dan kedalaman alur menipis menandakan ban tidak layak digunakan.

Wajar saja Herman sangat peduli dengan si karet hitam tersebut. Profesi sebagai pembalap nasional mengharuskannya mengetahui seluk beluk jenis ban. Pemuda asal Kota Bone ini, salah satu pembalap di Kota Makassar yang berada dibawah bendera Honda Motor.

“Ban adalah bagian paling penting dan utama pada kendaraan. Jika salah memilih maka nyawa menjadi taruhan,” katanya sambil menghisap sebatang rokok putih.

Juara satu Kejurnas balap 2009 ini menjelaskan, ban merupakan ruh dari sebuah kendaraan. Jika salah memilih maka mempengaruhi laju kendaraan baik untuk harian maupun balapan.

Penerapan ban yang tidak tepat akan membuat motor berguncang ditikungan. Tak heran disetiap kejuaraan, banyak pembalap pemula terjatuh ditikungan. Herman banyak melakukan protes jika tenaga mekanik salah memasangkan ban.

Ban untuk kendaraan harian tidak dapat digunakan di arena balapan. Begitu pula sebaliknya, ban jenis harian akan membuat laju kendaraan di arena balap tak bertenaga.

Ban sangat membantu menambah daya dorong kendaraan saat melaju dikendaraan. Kulit bundarnya juga berfungsi sebagai sistem pengereman mesin.

“Standarisasi ban yang benar dapat diuji dijalan yang banyak tikungan. Dijalan lurus sulit untuk mengukur layak atau tidaknya sebuah ban,” tuturnya.

Rama, Kepala Mekanik Damdi Motor menjelaskan masyarakat banyak tidak paham dengan jenis ban. Padahal benda bulat ini bagian utama dalam berkendaraan. Jika salah memilih maka mengancam jiwa pengendara. Banyak korban kecelakaan, katanya, disebabkan penggunaan ban yang tidak tepat.

Ban terbagi dalam empat kategori, yakni jenis kering, basah, offroad dan kering basah. Jenis-jenis ban merupakan standarisasi untuk kendaraan roda dua dan roda empat semua merek.

Ban untuk kondisi kering memiliki banyak alur samping dan hanya cocok dipakai dijalan beraspal. Sementara pada musim hujan, ban basah harus diterapkan. Ban jenis yang satu ini dilengkapi satu sampai dua alur tengah yang melingkar panjang, termasuk alur-alur samping.

“Merek bukan masalah utama. Paling penting ikuti saja rekomendasi pabrikan dan gunakan merek yang sama,” ujarnya.

Alur pada ban berfungsi sebagai drainase untuk mengalirkan air.  Itu sebabnya pengendaraan tidak mudah terpeleset pada saat pengereman dan ditikungan. Pada jalan banyak lumpur, katanya, jenis ban offroad paling cocok digunakan.

Ban offroad memiliki banyak alur berbentuk kotak dengan kedalaman lebih panjang. Alur pada offroad berfungsi untuk mencengkram lumpur dan mengalir air serta tanah/pasir lebih banyak.

Jenis ini banyak dipakai di proyek pertambangan, perkampungan dan perkebunan. Namun kini, masyarakat perkotaan lebih memilih jenis ban multifungsi yang dapat digunakan di kondisi jalan kering dan basah.

Pemilik kendaraan juga harus memperhatikan ukuran ban depan dan belakang. Rama menyarankan agar tetap mengguna standarisasi dari pabrikan.

“Di arena balap saja kami tetap menggunakan ban yang rekomendasikan dari pabrik. Ukuran ban tidak boleh sama antara di depan dan belakang,” tuturnya.

Hampir semua kendaraan bermotor roda dua menggunakan ban depan 250/17 inci dan belakang 275/17 inci atau 80/90 serta 90/80. Ukuran ini juga berlaku pada kendaraan roda empat yang berbeda antara depan dan belakang.

Jaga juga tekanan angin ban. Tekanan angin yang kurang bisa berakibat permukaan ban aus, tidak rata dan minimbulkan benjolan. Jika ditinggal lama dalam ruangan maka ban harus diberi alas agar tidak langsung menyentuh bumi.

Kalau tidak diberi alas, tekanan ban akan berkurang terus setiap hari. Permukaan ban juga lama-lama menjadi tidak rata dan benjol. Kondisi ini akan membuat usia ban lebih pendek dari standar satu – dua tahun masa pemakaian.
Sesuai rekomendari pabrik, tekanan angin ban depan motor 200kPa (2,00 kg/cm2, 28 psi) dan belakang 225 kPa (2,25kg/cm2, 33 psi). Sementara untuk motor sport, tekanan ban depan 175 kpa (24 psi) dan belakang 200 kpa (28 psi).

Ban Multifungsi untuk Mobil

Firman, mekanik Permaisuri Ban Jalan Bandang menjelaskan, secara umum jenis dan fungsi ban pada kendaraan hampir sama. Namun ban pada mobil jauh lebih bervariasi dan aman karena memiliki tapak lebar. Berbeda pada ban yang dipakai pengendara roda dua.

Teknologi ban pada mobil lebih maju karena dibuat dapat menyesuaikan kondisi cuaca. Mekanik asal Jawa ini mengaku, ban dapat digunakan pada musim kemarau, hujan dan jalan berlicin. Ban ini seiring disebut bank multifunction.

Namun mekanik di toko distributor Goodyear ini selalu menyarankan pengemudi dan pemilik kendaraan mematuhi anjuran pabrik. Soal merek, tidak menjadi masalah, tapi yang penting harus sering berkomunikasi dengan pedagang ban. Tanyakan fungsi ban, kalau perlu minta brosur.

Ban pada mobil sangat membantu pengereman saat mobil melaju kencang dijalanan. Ban juga berfungsi sebagai  peredam kejut, sehingga getaran akibat kondisi jalan dapat diminimalkan. Itu sebabnya pengemudi dan penumpang hanya merasakan getaran yang lebih sedikit.

“Semua ban sudah melalui riset yang lama. Kebanyakan pemilik kendaraan kurang memahami. Ban lokal dan impor memiliki kualitas yang sama,” katanya. (SULFAEDAR PAY)

No Responses ke “Nyawa Selamat Dengan Ban Tepat”

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.