Realisasi anggaran pendidikan gratis baru 20%

MAKASSAR :

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan pemerintah daerah baru merealisasikan 20% atau sekitar Rp248 miliar anggaran pendidikan gratis. Anggaran yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp1,2 triliun mengalami perlambatan karena banyaknya program pendidikan dari pemerintah pusat.

Hal itu disebabkan dekosentrasi anggaran dari pemerintah pusat  langsung dikucurkan ke daerah penerima bantuan program pendidikan bersubsidi. Bahkan anggaran pendidikan dari pusat jauh lebih dibandingkan rancangan Pemprov Sulsel.

Syahrul mengungkapkan hal itu kepada Bisnis, Senin (20/10) usai menghadiri workshop jagung ke-X di Hotel Sahid Makassar. Dia menjelaskan anggaran pendidikan harus segera diakselerasikan kembali dengan menetapkan program yang lebih penting. Namun penyaluran anggaran tetap dibawah koordinasi Kantor Dinas Pendidikan Sulsel.

“Penyaluran langsung pendidikan dari pusat sudah terbiasa di Diknas Sulsel dan harus segera diakselerasi kembali dengan memilih mana yang paling penting. Kadang-kadang penyikapannya lebih utama,” ungkap dia.

Meski begitu dia tetap mendukung penyaluran anggaran dari pusat karena akan terjadi efisiensi anggaran pendidikan daerah. Dalam program tersebut, ujar dia penyaluran anggaran pendidikan gratis akan fokus pada pada tingkat pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP).

Program yang akan berjalan di tahun 2009 tersebut, tutur dia sudah mendapat dukungan penuh dari 23 bupati di Sulsel. Tidak hanya itu dia berharap adanya sinergi anggaran pusat dan daerah yang akan membantu mempercepat realisasi pendidikan gratis di 23 kabupaten.

Dengan bersinergi maka anggaran pendidikan akan kian bertambah dan menguntung daerah. Tambahan dana dari pemerintah pusat dapat dimanfaatkan untuk peningkatan kualitas pendidikan, pengajar, serta memperbaiki fasilitas lain, misalnya laboratorium, perpusatakaan, dan gedung sekolah.

 “Tidak ada daerah yang mau menolak tambahan anggaran pendidikan. Makin banyak anggaran maka kian berkualitas pendidikan di daerah. Program pendidikan gratis sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat tidak mampu. ,” ucap dia.

 //Dukungan akademis//

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Patabai Pabokori beberapa waktu lalu mengemukakan, program pendidikan gratis di Sulsel mendapat dukungan dari aktivis, praktisi dan akademisi. Dukungan dari dunia pendidikan tersebut mendorong penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pendidikan Gratis.

Dalam penyusunan ranperdam tersebut, kata dia melibatkan sejumlah akademisi dan praktisi terlibat langsung dalam pembuatan draf. Hasil penyusunan ranperda tersebut, ungkap Patabai akan diajukan ke DPRD Sulsel Novermber 2008.

“Ketua tim ranperda dipimpin Prof Halide. Juga terlibat beberapa perguruan tinggi seperti  UNM dan IAN Alauddin, serta dinas pendidikan, dewan pendidikan, LSM dan biro hukum Setda Pemprov Sulsel, ” tutur  dia.

Dia menambahkan, dari Rp193 miliar dana pendidikan gratis anggaran tahun 2008, sebanyak Rp98 miliar telah digulirkan ke 22 kabupaten/kota. Sementara sisa anggaran akan diselesaikan November mendatang ke semua kabupaten.

Menurut dia, hingga saat ini baru tujuh kabupaten yang menyalurkan seluruh dana pendidikan gratis yang diterimanya dari Pemprov Sulsel yakni Pinrang, Gowa, Jeneponto, Bantaeng, Pare-pare, Wajo, dan kota Palopo.(K28)

One thought on “Realisasi anggaran pendidikan gratis baru 20%

  1. mm…tanya dulu, artikel di blog ini per halaman gitu ya?
    koq aku masih bingung bacanya,,,
    tak ada profil mengenai GSF?

    tapi… bagus koq,,, menganalisis kegiatan-kegiatan yang ada…
    hehe

    salam kenal, kita tuker link aja bagaimana?

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s